Lewat Pelajaran Hasta Karya, qb.label Ajak Siswa Sekolah Alam Nara Mulia Berkreasi Bikin Tie Dye


Sekolah Alam Nara Mulia - Sabtu, 13 Juni 2026 Suasana ceria dan penuh warna menyelimuti wilayah Sekolah Alam Nara Mulia pada Sabtu pagi. Sekolah yang dikenal dengan metode pembelajaran kontekstualnya ini kembali kedatangan tamu spesial yang membawa inspirasi baru bagi para siswa. Kali ini, Riyana Siwi, sosok kreatif di balik brand pakaian lokal Kudus qb.label yang hadir secara langsung untuk berbagi ilmu dalam sesi pelajaran Hasta Karya yang tidak biasa, yaitu membuat baju tie dye secara mandiri.


Kehadiran qb.label di Sekolah Alam Nara Mulia disambut dengan antusiasme tinggi oleh para murid. Sejak pagi, mereka sudah berkumpul di kelas sembari mendengarkan arahan dari ibu guru. Para murid kemudian dibagian kain katun polos yang siap diubah menjadi karya seni yang unik. Kegiatan ini dirancang tidak hanya sebagai pengisi waktu luang, tetapi sebagai ruang eksplorasi bagi anak-anak untuk mengenal dunia fashion dan seni tekstil sejak dini.

Mengenal Teknik Pewarnaan Kain Melalui Eksperimen Seru

Gagasan diadakannya workshop singkat ini lahir dari keinginan tulus Riyana Siwi untuk mengenalkan teknik tie dye kepada generasi muda. Melalui metode yang sederhana namun interaktif, anak-anak diajak untuk melipat, mengikat, dan mencelupkan kain ke dalam berbagai variasi warna yang telah disiapkan oleh tim qb.label.

Proses mengikat kain dengan karet gelang menjadi momen yang paling menantang sekaligus memicu rasa penasaran siswa. Pasalnya, setiap jenis lipatan dan ikatan akan menghasilkan motif yang berbeda dan tidak terduga setelah kain dicelupkan ke dalam pewarna. Karakteristik tie dye inilah yang membuat setiap anak berhasil menciptakan motif yang eksklusif alias tidak ada motif yang sama persis.


Bekal keterampilan praktis ini diharapkan dapat menjadi stimulus berharga bagi para siswa Sekolah Alam Nara Mulia. Khususnya bagi mereka yang memang memiliki ketertarikan serta bakat terpendam di bidang seni rupa, hasta karya, dan kerajinan tangan.


Menumbuhkan Kreativitas dan Rasa Percaya Diri

Pemilihan teknik tie dye dalam pelajaran Hasta Karya kali ini tentu bukan tanpa alasan. Selain aplikatif dan mudah dipelajari oleh anak-anak, teknik ini menyimpan filosofi kebebasan berekspresi yang sangat kuat.


"Kenapa tie dye? Karena kami merasa teknik ini sangat seru untuk menumbuhkan minat, bakat, dan kreativitas anak-anak di Sekolah Alam Nara Mulia," ungkap Riyana Siwi selaku owner dari qblabel.id saat ditemui di sela-sela kegiatan.


Riyana menambahkan bahwa melalui aktivitas ini, anak-anak dilatih untuk berani mengambil keputusan dalam memadukan warna dan tidak takut untuk membuat kesalahan. Ketika ikatan kain dibuka, dan memunculkan motif warna-warni yang indah, terpancar rasa bangga dan percaya diri dari wajah para siswa karena mereka berhasil membuat pakaian mereka sendiri.


"Waaahhhhh, cantik bangetttt masya Allah" suara saling bersahutan dari setiap sudut sekolah dengan mata berbinar itu sungguh menghidupkan siang hari yang terik.

Sambil menjemur motif yang baru saja selesai, beberapa siswa menamai masing-masing kain agar tidak tertukar. Yap, karena pada akhirnya kain-kain ini akan dikembalikan ke tuannya masing-masing dengan motif dan keunikan yang berbeda di setiap kainnya.


Melalui kolaborasi kreatif antara brand lokal seperti qb.label dan Sekolah Alam Nara Mulia, diharapkan kegiatan serupa dapat terus digalakkan. Selain memberikan penyegaran di luar kurikulum kelas formal, kelas hasta karya interaktif ini terbukti efektif dalam membangun motorik anak sekaligus mengasah jiwa wirausaha (entrepreneurship) mereka sejak usia sekolah.

Intip keseruan proses membuat Tie Dye murid Sekolah Alam Nara Mulia bersama qb.label di sini:




Salam,
Sekolah Alam Nara Mulia Kudus

Post a Comment

0 Comments