Hari Pertama yang Seru! Ini Cerita MPLS dalam Rangka Sambut Murid Baru di Sekolah Alam Nara Mulia Kudus

 

"Karena hidup seharusnya membawa langkah yang lebih baik dari hari kemarin agar kita tidak menjadi manusia yang merugi, maka sejatinya, hidup itu memang tentang belajar. Sepanjang hayat, tanpa henti."

-Bu Disria, Kepala Sekolah Alam Nara Mulia, Kudus 

Ini adalah sebuah refleksi yang jujur dari lubuk hati terdalam seorang kepala sekolah. Saat ditemui di pagi hari menjelang kelas dimulai, Bu Disria menyambut murid baru yang siap belajar di Sekolah Alam Nara Mulia, Kudus. Pun, pada murid terlihat antusias untuk berbaris kali pertama di sekolah yang akan menemaninya selama 6 tahun ke depan.

Momen ini pun jadi momen yang mengharukan bagi para orang tua baru yang menyaksikan serta memastikan bahwa anak-anak mereka ada di sekolah yang tepat untuk belajar, bertumbuh dan berkembang bersama rumah keduanya.

"Bagi saya, hidup memang tentang belajar. Titik. Jadi, mbuh piye carane (bagaimanapun caranya), anak-anak di Sekolah Alam Nara Mulia harus tumbuh menjadi pribadi yang gembira dan cinta belajar. Mereka harus jatuh cinta pada ilmu. Namun, kita juga tidak boleh abai pada realita: secara fitrah, usia mereka ini masih cimpliss—masih sangat kecil, suci, dan dunianya adalah dunia bermain." Tegas Bu Disria.

"Maka dari itu, jalan satu-satunya adalah kita harus mengusahakan agar proses belajar itu hadir dengan cara yang paling menyenangkan bagi mereka. Kita tidak bisa memaksakan cara berpikir orang dewasa ke dalam tempurung kepala mereka yang mungil."

Hari Pertama dan Penyesuaian di Setiap Kelas

Di hari pertamanya, kelas 1 diajak menuju kebun sekolah oleh Bu Syaichak untuk mengenalkan bahwa tidak hanya ruang kelas yang ada di sekolah, tetapi juga ada kebun sekolah yang menjadi tempat belajar. Di kebun, anak-anak belajar melihat biji tidak hanya disebar lalu bertumbuh, melainkan mereka juga perlu dipupuk, disiram dan dirawat agar bisa mekar sempurna dan berbuah.

Kelas 2 pun, mulai penyesuaian di kelas Pak Zulyas. Di sini, mereka beradaptasi dengan kelas baru dan berdiskusi tentang jadwal pelajaran yang harus mereka hadapi yang tentu saja lebih padat dibanding saat mereka duduk di bangku kelas 1.

Kelas 4, bersama Pak Pasha terlihat sibuk membongkar pasang jadwal piket timnya agar tetap solid dan tidak ada dusta di antara para rekan selama masa piket berjalan hihi ~

Sedangkan Kelas 6 hmmmm kali ini tidak ada duduk manis dan bersantai buat mereka. Bu Hindun tengah bersiap untuk 'menggembleng' mereka dengan jadwal yang padat, rapi dan tersusun demi bisa meraih hasil ujian akhir yang mantap dan masa depan yang gemilang.

Semuanya terlihat sibuk di kelas masing-masing, kendati demikian selalu ada ruang luas untuk anak-anak berlari, belajar dan bersuka ria di Sekolah Alam Nara Mulia Kudus.

Sungguh, bukan sekadar bualan belaka. Tapi pengalaman membuat Bu Disria menciptakan ruang belajar di Sekolah Alam Nara Mulia agar bisa menjaga anak-anak belajar sesuai fitrah tanpa menanggalkan segala milestones yang harus dicapai anak-anak agar siap menjadi pribadi yang cemerlang di massa depan.

Agar kelak, ketika mereka beranjak dewasa, mereka tumbuh menjadi pribadi yang mampu berpikir kritis, bijaksana, dan memiliki mental yang kuat dalam menghadapi segala riak gelombang kehidupan. Kita sedang menyiapkan fondasi masa depan, bukan sekadar mengejar nilai di atas kertas.

Di Sekolah Alam Nara Mulia, prinsip kami tegas: Caranya boleh main-main, tapi hasilnya tidak main-main! Lewat tanah yang mereka cangkul, pohon yang mereka panjat, dan tawa yang pecah di kebun sekolah, di situlah hakikat belajar yang sesungguhnya sedang terjadi.

Selamat memasuki tahun ajaran baru untuk anak-anakku tersayang. Selamat membuka cakrawala dunia baru. Mari kita mulai petualangan ini dengan hati yang riang! ❤️

Simak video MPLS di sini

Salam sayang,

Bu Disria dan seluruh guru Sekolah Alam Nara Mulia ❤️

Post a Comment

0 Comments